Kemenlu Suriah Sebut Pemerintah Turki ‘Bodoh’, Ini Alasannya

– Rakyat Suriah merayakan pembukaan jalan tol Aleppo-Damaskus, yg selama bertahun-tahun ditutup sebab keberadaan teroris.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Miqdad pada Jumat, 14 Februari 2020, kemarin.

Dalam wawancara dgn al-Mayadeen, seperti dikutip dari Liputan Islam, Sabtu, 15 Februari 2020, Faisal Miqdad juga berbicara soal Golan dan proposal damai yg digagas AS.

“Hari ini, rakyat kita di Golan kembali membuktikan status mereka sebagai warga Suriah, juga komitmen mereka terhadap negeri dan bangsa. Rakyat kita mau berjuang buat menggagalkan Kesepakatan Abad Ini dan semua konspirasi yg dirancang terhadap bangsa Arab,” kata Miqdad.

“Suriah menjalani perang yg dipaksakan negara-negara Barat dgn dukungan kelompok-kelompok teroris,” sambungnya.

Baca Juga:  Dilempar Batu, Penduduk Suriah Usir Konvoi Pasukan AS

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Turki menyokong kelompok-kelompok teroris, Miqdad mengatakan.

”Pemerintah Turki membuka perbatasannya buat puluhan ribu teroris dan memasukkan mereka ke Suriah. Erdogan juga melancarkan perang lain ke Libya, ketika ia masih berkutat dgn perang di Suriah,” ujarnya.

Turki, kata Miqdad, tak menghormati perjanjian Sochi dan hasil pertemuan antara Damaskus dan Ankara di Moskow.

Ia pun menyebut pemerintah Turki “bodoh,” dan mengatakan bahwa Erdogan berbohong sebanyak ia bernafas.

Menurutnya, perlawanan terhadap kelompok teroris dan invasi Turki serta AS ialah hak Suriah.

“Pemerintah Turki mesti ingat, pelemahan apa pun terhadap pemerintah Suriah, pasti mau terjadi kepada mereka juga,” ujarnya.

Baca Juga:  Kaitkan Tugu JNK dan Simbol Palu Arit, GP Ansor Kecam Komentar Politikus





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.