Doa Usai Akad Nikah buat Pengantin Baru

Prosesi akad nikah ialah sebuah peristiwa penting yg dilalui oleh setiap Muslim dalam hidupnya. Ia ialah pintu gerbang utama buat masuk ke dalam sebuah kehidupan baru yg disebut dgn rumah tangga. Sebuah kehidupan yg sama sekali berbeda dari kehidupan sebelumnya.

 

Dengan akad nikah masing-masing suami istri tak lagi bebas melakukan apapun semau kemauannya seperti ketika ia masih hidup sendirian. Akad nikah menjadikan sepasang suami istri masing-masing memiliki hak dan menanggung kewajiban yg mesti dilakukan buat mencapai tujuan bersama berumah tangga. Suka dan duka mau dilalui bersama. Berbagai permasalahan dan ujian mau menerpa. Banyak mereka yg lulus menghadapinya, namun juga tak sedikit yg oleng dan tumbang sebabnya.

 

Mendoakan kedua mempelai seusai ijab qabul pernikahan ialah hal penting yg mesti dilakukan demi mengantar dan membekali keduanya dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Berbagai doa kebaikan layak buat dipanjatkan.

 

Baca juga: Kalimat Ijab Qabul dan Mewakilkan Wali Perkawinan

 

Namun ada satu doa yg diajarkan oleh Rasulullah kepada kita saat mendoakan sepasang pengantin yg baru saja menjalani proses akad nikah. Doa tersebut memohonkan keberkahan bagi kedua mempelai baik di kala keduanya dalam keadaan suka maupun ketika keduanya menghadapi suatu permasalahan yg tak menggembirakan.

 

Redaksi doa tersebut sebagai berikut:

 

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

 

Bârakallâhu laka wa bâraka ‘alaika wa jama‘a bainakumâ fî khairin

 

Artinya: “Semoga Allah memberkahimu dalam suka dan duka dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua di dalam kebaikan.”

 

Selain doa yg diajarkan oleh Rasulullah di atas kita juga dapat menambahi berbagai macam doa buat kebaikan bersama khususnya bagi kedua mempelai. Di antara doa-doa yg sering dipanjatkan oleh para tokoh agama saat menghadiri acara ijab qabul pernikahan ialah sebagai berikut:

 

اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا وَأَلِّفْ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا وَأَلِّفْ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا وَأَلِّفْ سَيِّدِنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا وَأَلِّفْ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا وَأَلِّفْ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ

 

Allâhumma allif bainahumâ kamâ allafta baina Adam wa Hawwa, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Ibrâhîm wa Sârah, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Yûsuf wa Zulaikha, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Muhammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallama wa sayyidatinâ Khadîjatal kubrâ, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ ‘Aly wa sayyidatinâ Fâthimah az-Zahrâ

 

Artinya: “Ya Allah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Adama dan Hawa, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Ibrahim dan Sarah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Yusuf dan Zulaikha, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Baginda Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallama dan Khadijah Al-Kubra, dan rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Ali dan Fathimah Az-Zahra.”

 

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الْعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا مَعْصُوْمًا وَأَلْقِ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَائِمًا وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فِرْقَةً وَفِرَارًا وَخِصَامًا وَاكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ

 

Allâhummaj’al hâdzal ‘aqda ‘aqdan mubârakan ma’shûman wa alqi bainahumâ ulfatan wa qarâran dâiman wa lâ taj’al bainahumâ firqatan wa firâran wa khishâman wakfihimâ mu’natad dunyâ wal âkhirah

 

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah akad ini sebagai ikatan yg diberkahi dan dilindungi, tanamkan di antara keduanya kerukunan dan ketetapan yg langgeng, jangan Engkau jadikan di antara keduanya perpecahan, perpisahan dan permusuhan, dan cukupi keduanya bekal hidup di dunia dan akhirat.”

 

Semoga bermanfaat. Wallâhu a’lam.

 

Yazid Muttaqin, santri alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta, kini aktif sebagai penghulu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tegal.


 

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.