Membahas tentangBegini Kasih Sayg Nabi kepada Anak-Anak

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentangBegini Kasih Sayg Nabi kepada Anak-Anak,

Oase.id- Rasulullah Muhammad Saw bukan cuma dikenal sebagai pemimpin yg tegas dan disegani, tapi juga, sosok yg amat lembut Dan penyayg terhadap anak-anak.

Usamah Zaid berkata, “Dahulu Rasulullah Saw pernah memangkuku dan Hasan bin Ali, beliau lalu berdoa ‘Ya Allah sesungguhnya aku mencintai mereka berdua, maka cintailah keduanya.’ (HR. Bukhari)

Tidak hanya penuh cinta dan sayg, Rasulullah Saw juga tak pernah minder bermain dan bercanda dgn anak-anak.

Sekali waktu, Rasulullah Saw keluar bersama para sahabat untuk memenuhi undangan makan. 

Ketika di tengah perjalanan melihat Husain sedang bermain bersama kawan-kawannya, Rasulullah Saw pun segera mendahului para sahabat sambil membentangkan kedua tangannya.

 

Mengetahui keberadaan kakeknya, Husain malah berlarian ke sana ke mari hingga membuat Nabi Saw tertawa.

Meskipun demikian, Rasulullah Saw berhasil menangkap dan menggendong Husain. Beliau lalu meletakkan salah satu tangannya di bawah dagu Husain dan satu tangan lagi ditempatkan di atas kepala cucu kecilnya itu. 

Nabi pun menciumnya seraya berkata, “Husain ialah bagian dariku dan aku bagian darinya. Allah mau mencintai orang yg mencintai Husain. Husain ialah umat dari beberapa umat.” (HR. Ibnu Majah)

Baca: Sha'sha'ah, Sang Penyelamat Bayi Masa Jahiliyah

 

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan bahwa Ummu Sulaim dan Abu Thalhah memiliki putra yg dikenal dgn nama Abu Umair.

Putra kecil yg baru disapih ini senang sekali bermain dgn burung pipit. Apabila Rasulullah Saw bertemu dgn Abu Umair, beliau mau bertanya, “Hai Abu Umair, bagaimana kabar si nughair (burung pipit)?

Nabi Muhammad Saw juga tak marah dan terganggu apabila dijahili cucu-cucunya. Pernah suatu hari, Hasan bin Ali datang saat Rasulullah sedang salat. Melihat posisi kakeknya yg sedang sujud, putra Fatimah ini segera naik ke punggung Nabi Saw.

Bukannya menurunkan cucunya ini, beliau justru memperpanjang sujudnya dan tak juga bangun hingga Hasan puas dan turun sendiri.

Pada kesempatan lain, Hasan kecil juga pernah menghampiri Nabi Saw saat beliau sedang ruku. Dengan polosnya putra Ali ini bermain-main di kaki Nabi.

Rasulullah Saw sama sekali tak menghindari cucunya ini, beliau malah merenggangkan kedua kakinya hingga Hasan dapat lewat dan keluar dari sisi lainnya.

Kecintaan Rasulullah Saw kepada anak-anak ini sungguh menjadi teladan bagi para sahabat. Nabi Saw pernah mencium Hasan bin Ali saat al-Aqra bin Habis at-Tamimi sedang duduk di samping beliau. Melihat perlakuan sang baginda kepada cucunya ini, Al-Aqra terheran-heran seraya berkata:

“Sesungguhnya aku memiliki sepuluh orang anak, namun aku tak pernah mencium mereka sekali pun.”

Rasulullah Saw memandangnya dan bersabda, “Barangsiapa tak mengasihi maka ia tak mau dikasihi.” (HR. Bukhari)

Kecintaan Rasulullah Saw kepada anak-anak ini ditiru oleh sahabat kepercayaannya, Abu Bakar.

Pernah suatu waktu Abu Bakar kembali dari masjid usai salat Ashar berjamaah. Di perjalanan, ia melihat Hasan bin Ali bermain bersama kawan-kawannya.

Abu Bakar kemudian menggendong Hasan di atas pundaknya sambil bercanda “Demi bapakku, kamu mirip sekali dgn Nabi, bukan mirip dgn Ali.” Ali pun tertawa mendengar ucapan ayahanda Aisyah ini. (Disarikan dari hadis riwayat al-Bukhari)

 

Sumber: Disarikan dari hadis riwayat al-Bukhari, Muslim, Ibnu Majah. Juga keterangan dalam Al-Ishabah fit Tamyiz as-Shahabah karya Al-Imam Al-Hafiz Ahmad bin Ali bin Hajar Al-Atsqalani. 

(SBH)

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentangBegini Kasih Sayg Nabi kepada Anak-Anak . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.