Sambangi Mapolres Kediri, Fatayat NU Tuntut Rekonstruksi Ulang Pembunuhan Binti Nafiah

– Aksi solidaritas penuntasan kasus pembunuhan anggota Fatayat NU Ranting Badas, Binti Nafiah, digelar anggota Banser dan Fatayat NU Kecamatan Badas bersama LBH NU Kabupaten Kediri di Mapolres Kediri.

“Aksi ini kami lakukan buat mendesak aparat kepolisian melakukan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan Binti Nafiah, supaya kasus ini menjadi terang benderang secara pasti siapa pelaku pembunuhan sebenarnya,” ujar Sekretaris LBH NU Kabupaten Kediri Taufik Dwi Kusuma kepada Media, Minggu, 21 Juli 2019.

Sebelumnya, kata Taufik, pihaknya telah menyampaikan surat permintaan dilakukan rekonstruksi ulang. Namun, surat permintaan yg telah dikirim pekan lalu belum mendapatkan jawaban dari kepolisian.

“Apabila benar dia pelakunya, kenapa sangat susah buat melakukan rekonstruksi ulang,” tegasnya.

Baca Juga:  Beredar Kabar FUIB Tolak Pembangunan Gereja di Kepulauan Riau

Taufik juga sangat yakin bahwa Sugeng Riadi, 40 bukanlah tersangka yg membunuh Binti.

“Kami menganggap ada yg ditutupi, oleh pihak kepolisian. Selain itu, terdapat kejanggalan lain. Dimana kasus yg semula sempat mangkrak selama satu tahun lebih ini, dapat terselesaikan dua hari,” ungkapnya.

Pihak keluarga, kata Taufik, juga mempertanyakan mengenai kasus pembunuhan tersebut.

Kendati menggelar aksi di depan Mapolres Kediri, pihaknya belum dapat menemui langsung Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

Sementara itu, Kasubag humas Polres Kediri Iptu Purnomo mengatakan pihaknya mau segera melakukan koordinasi dgn pihak Kejaksaan terkait kasus tersebut.

“Nantinya mau dilakukan koordinasi dgn kejaksaan,” kata Iptu Purnomo, dikutip dari Demonstran.com, Minggu, 21 Juli 2019.

Baca Juga:  Soal Kebijakan New Normal, Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Segera Buka Pesantren





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.