Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Barometer KBM Santri Ponpes Al Fathaniyah Serang, Provinsi Banten

, SERANG – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fathaniyah milik KH Matin Syarkowi melaksanakan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Ponpes Al Fathaniyah, kawasan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Ketua Panitia Maulid Nabi, Dzulfahmi Amaludin mengatakan,seluruh santri dibagi menjadi 15 kafilah. Kemudian mengikuti lomba dgn tujuan mengasah kemampuan ilmu kepesantrenan para santri.

“Ini kegiatan tahunan mengemplementasikan nila-nila keteladanan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari,” katanya kepada di Ponpes Al Fathaniayah, Kota Serang, Selasa (19/11/2019) malam. Dikutip Redaksi24.

Ada 12 cabang perlombaan diantaranya, Musabaqoh Tilawatil Qur’an, Musabaqoh Syahril Qur’an, Musabaqoh Qiroatul Kitab, Musabaqoh Fahmil Qur’an, Marhaban, Dalail Khoirot, Musabaqoh Hifdzil Kitab, Musabaqoh Hifdzil Qur’an, Seni Kaligrafi, Qosidah dan Drama Islami.

Baca Juga:  Unik, Sambut Maulid Nabi Muhammad di Banten ada “Festival Panjang Mulud” Begini Tradisinya

Dzulfahmi menyampaikan terima kasih mulai official dan segenap Panitia, Pengurus Wilayah, Pengurus Pusat dan Majelis Permusyawaratan Santri (MPS) Ponpes Al Fathaniyah yg telah mempersiapkan sebaik mungkin para kafilah dalam lomba Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Mudah-mudahan perlombaan ini menjadi bekal buat masa depan para santri untiuk mengikuti perlombaan di tingkat kota, provinsi, maupun nasional,” imbuhnya.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat Pondok Pesantren Al Fathaniyah, Taufiq Hidayat mengungkapkan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai barometer dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lembaga pondok pesantren.

“Selalu jaga kekompakan antar sesama santri, mengasah terus ilmu kepesantrenan dan buat Provinsi Banten bangga punya santri seperti santri Al Fathaniyah,” jelasnya.

Baca Juga:  Begini Perayaan Maulid Nabi di Mekkah pada Zaman Dahulu





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.