Membahas tentang3 Perempuan yg Dinikahi Rasulullah Saw pada Bulan Syawal

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentang3 Perempuan yg Dinikahi Rasulullah Saw pada Bulan Syawal,

Oase.id- Syawal dikenal sebagai bulan pernikahan. Aisyah, istri Rasulullah Muhammad Saw kerap menikahkan kerabat perempuannya pada bulan yg jatuh setelah Ramadan ini. 

Dalam Syarh Shahih Muslim, Imam An-Nawawi menyatakan, pada mulanya orang Arab Jahiliyah enggan menikah maupun menikahkan seseorang pada bulan Syawal sebab adanya anggapan Syawal sebagai bulan sial.

Akan tetapi Rasulullah Saw justru membuktikan bahwa sejatinya tak ada hari dan bulan sial, semua waktu ialah baik. Beliau bahkan menikahi tiga istrinya di bulan Syawal, yakni;

Baca: Asal Penamaan Bulan Syawal

 

Saudah binti Zam’ah

Saudah binti Zam’ah ialah sahabat perempuan yg memeluk Islam di awal dakwah Nabi Muhammad Saw. Ia dan suaminya, As-Sakran bin Amr bahkan sempat ikut hijrah ke Habasyah. As-Sakran kemudian wafat saat mereka berada di Habasyah, dalam riwayat lainnya disebutkan setelah mereka kembali ke Makkah.

Setelah menjanda, Saudah binti Zam’ah kemudian dinikahi Rasulullah Saw pada bulan Syawal tahun ke-10 kenabian, tepatnya setelah istri pertama beliau, Khadijah binti Khuwailid menutup usia. 

 

Saudah merupakan perempuan pertama yg dinikahi Nabi Muhammad Saw sepeninggalan Khadijah. Ia mulai membina rumah tangga bersama Rasulullah Saw di Makkah.

Saat itu, Aisyah masih berusia enam tahun dan Rasulullah Saw hanya tinggal bersama Saudah. Saat Aisyah menginjak usia sembilan tahun, barulah Nabi Muhammad Saw membina rumah tangga dgn putri Abu Bakar tersebut di Madinah. 

Saudah wafat di akhir masa pemerintahan Umar bin Khatab, tepatnya pada bulan Syawal 54 H, sebagaimana tercantum dalam Al-Ishabah fii Tamyiiz Ash-Shahabah.

 

Aisyah binti Abu Bakar

Rasulullah Saw juga menikahi Aisyah pada bulan Syawal, sebagaimana pengakuan putri Ummu Ruman ini;

“Rasulullah Saw menikahiku pada bulan Syawal dan mulai membina rumah tangga dgnku pada bulan Syawal. Maka istri-istri Rasulullah Saw manakah yg lebih beruntung di sisinya dariku. (Perawi) berkata “Aisyah Ra dahulu suka menikahkan para perempuan di bulan Syawal.” (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi berkata, hadis ini menunjukkan anjuran menikahkan, menikah, dan membangun rumah tangga pada bulan Syawal. 

Dalam Ar-Rahiq al-Makhtum dituliskan, Rasulullah Saw menikah dgn Aisyah pada tahun ke-11 kenabian, saat Aisyah masih berusia 6 tahun. Meskipun demikian, beliau baru membina rumah tangga dgn saudari Asma ini pada Syawal 1 H, tujuh bulan setelah hijrah, saat Aisyah telah berusia 9 tahun.

Baca: Hukum, Keutamaan, dan Niat Puasa Sunah Syawal

 

Ummu Salamah

Nama aslinya ialah Hindun binti Abi Umayyah Al-Makhzumiyah. Dahulu, Ummu Salamah merupakan istri dari Abdullah bin Abdil Asad Al-Makhzumi. Akan tetapi lelaki yg akrab disapa Abu Salamah ini mengembuskan napas terakhir tak lama setelah perang Uhud, tepatnya pada 4 Jumadil Akhir 4 H. 

Ummu Salamah akhirnya menikah dgn Rasulullah Saw pada akhir Syawal di tahun itu juga. Perempuan dari Bani Makhzum ini dikenal sebagai sahabat yg cerdas dan kritis, juga meriwayatkan hadis-hadis Nabi Muhammad Saw.

Ummu Salamah ialah istri Rasulullah yg terakhir wafat, yakni pada tahun 59 H. Ia diberkahi umur panjang, bahkan sampai pada masa pembunuhan Husein bin Ali, cucu Rasulullah Saw.

 

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam Ar-Rahiq al-Makhtum karya Shafiyurahan Al-Mubarakfuri, Al-Ishabah fii Tamyiiz Ash-Shahabah karya Al-Hafiz Ibnu Hajar al-Atsqalani, Nisa Haula Ar-Rasul karya Muhammad Ibrahim Salim, serta Syarh Shahih Muslim karya Abu Zakaria Mahyuddin An-Nawawi.

(SBH)

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentang3 Perempuan yg Dinikahi Rasulullah Saw pada Bulan Syawal . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.