Membahas tentangNUCARE-LazisNU United Kingdom Bagikan Daging Kurban untuk Kaum Difabel dan Jompo

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentangNUCARE-LazisNU United Kingdom Bagikan Daging Kurban untuk Kaum Difabel dan Jompo,

Oase.id- Warga Nahdliyyin di Inggris Raya, melalui NUCARE-Lazisnu berfokus membagi daging kurban untuk warga difabel dan jompo di Indonesia. Hal ini, merupakan wujud kepedulian warga Nahdliyyin di Inggris Raya untuk berbagi kepada sesama.

Ketua NUCARE-LazisNU United Kingdom, H. Taufiq Wijanarko, Ph.D, mengungkapkan bahwa pihaknya mau berbagi dgn sesama, khususnya warga jompo dan difabel.

“Program ini bertujuan untuk mengajak warga muslim Indonesia baik yg ada di dalam negeri maupun khususnya yg tinggal di luar negeri untuk selalu peduli dgn saudara-saudara yg membutuhkan, khususnya kaum difabel dan jompo yg jumlahnya tak sedikit di sekitar kita,” ungkap Taufiq, berdasarkan rilis yg diterima Oase.id, Senin, 3 Agustus 2020.

NUCARE-LazisNU memilih menyalurkan kurban ke Indonesia, dgn pertimbangan bahwa banyak komunitas warga di Indonesia yg membutuhkan bantuan.

 

“Fenomena warga muslim Indonesia di luar negeri pada saat kurban, khususnya yg berada di Inggris Raya sulit untuk menyelenggarakan ibadah kurban di negara tempat mereka tinggal disebabkan adanya aturan penyembelihan yg ketat maupun susahnya mencari penerima daging kurban,” jelas Taufiq.

Sementara, Rais Syuriah PCINU United Kingdom, KH. Didiek S Wiyono, menjelaskan betapa penting visi filantropi yg tepat sasaran.

“Kami mau supaya misi dan visi NUCare-LazisNU itu tepat sasaran, membantu sesama di Indonesia. Kami lihat, banyak organisasi filantropi Islam maupun internasional utk membuka program-program qurban dgn sasaran warga sekitar konflik maupun Afrika, program ini sangat menarik di samping sebab iklannya menarik harga hewan kurbannya yg jauh lebih murah dibanding bila berqurban di Indonesia,” ungkap Didiek.

Menurut Didiek, NUCare-LazisNU UK (yg juga berdiri di akhir 2019) mengadakan program qurban di tahun ini dgn sasaran tertentu di Indonesia, sebab  sadar bahwa masyarakat kita mayoritas muslim dan hampir di semua masjid khususnya masjid-masjid komplek serta perkotaan jumlah daging qurban berlimpah. Nah, pihaknya mencoba menyalurkan program berbagi daging qurban kepada komunitas difabel dan jompo, yg menurutnha belum banyak tersentuh program-program khusus bagi mereka. 

“Hal ini kami lakukan untuk mengajak masyarakat muslim khususnya di Inggris Raya utk mempertimbangkan tetap melakukan qurban di Indonesia, sebab masih banyak saudara-saudara kita yg membutuhkan pertolongan di samping juga untuk menghindari masuknya sedekah hewan qurban ke daerah-daerah yg ada konflik politis maupun daerah-daerah yg rawan sebagai pengembangan faham radikal,” terang KH. Didiek S Wiyono.

Untuk tahun ini, NUCare-LazisNU United Kingdom bekerjasama dgn Sanggar Kahuripan Solo, sebuah kelompok yg lbh dari 10 tahun telah biasa melakukan program-program sosial dan filantropi di Solo Raya dan Komunitas Budaya Lintang Padjerino, pimpinan Donny Suwignya, di kawasan Delanggu, Klaten. Program ini juga mendapat support dari Indihome Telkom Imdonesia Wilayah Jawa Tengah.

Program mulai dgn pendataan komunitas Difabel dan para jompo dilakukan oleh para Kader Penggerak Pengembangan Manusia di 16 Desa se kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, di bawah komando Thomas Sutana. 

Adapun hewan kurban yg terkumpul melalui program ini ialah satu ekor sapi dan delapan ekor kambing (yg didapat melalui donatur dari LazisNU UK dan Sanggar Kahuripan Solo), dibagikan menjadi 200 paket daging kurban utk komunitas Difabel dan Jompo, serta warga miskin yg membutuhkan. 

Didiek S Wiyono berharap, program ini mau diikuti oleh lebih banyak pendonor supaya dapat lebih luas lagi cakupannya.

“Di samping itu, kami juga berharap kepada NUCARE-LazisNU Internasional serta lembaga-lembaga filantropi Islam Indonesia lainnya untuk membuat program-program serupa dgn sasaran utama ialah saudara-saudara kita yg berhak di Indonesia khususnya,” harapnya.

NUCare-Lazisnu dalam beberapa terakhir telah menyelenggarakan program-program filantropi, di antara menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada korban terdampak Covid-19 di Inggris, bantuan kepada mahasiswa di United Kingdom, serta beberapa program kemanusiaan internasional bekerja sama dgn lintas institusi, di antaranya KBRI London, PPI United Kingdom, al-Minhaj Welfare Foundation Manchester, dan beberapa lembaga lain.

(FER)

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentangNUCARE-LazisNU United Kingdom Bagikan Daging Kurban untuk Kaum Difabel dan Jompo . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.