Membahas tentangTeater Toleransi ala Gen Z Ibu Kota

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentangTeater Toleransi ala Gen Z Ibu Kota,

Oase.id- Maraknya gerakan intoleransi yg semakin mencemaskan justru menginspirasi sekelompok anak muda Ibu kota mementaskan pertunjukan teater. Anak muda yg tergabung dalam SEP Theater ini pada Sabtu 7 Maret 2020 lalu mementaskan Showcase bertajuk “Violet, A Color Unaccepted” di Galeri Indonesia Kaya Jakarta Pusat.
 
“Tema yg diangkat dalam pentas kali ini sangat menarik. Banyak kejadian yg membuat kami generasi Z ini resah akibat hampir musnahnya rasa toleransi di sekitar kita. Dengan pertunjukan ini kami mau menunjukkan generasi kamipun peduli dgn toleransi Bangsa kita,” ujar Faris pemeran Barra, dilansir dari Medcom.id, pada Rabu 11 Maret 2020.

Violet mengisahkan kehidupan di Tanawarna. Berlatar belakang Tanawarna yg di dalamnya terdapat 4 wangsa, Wangsa Jambu ialah Rohaniwan, penafsir kitab suci, Wangsa Merah, petarung, penjaga kukuhnya negeri, Wangsa Kuning, Saudagar, penggerak roda ekonomi, Wangsa Biru, Perajin, Pelaku Budaya/Seni. Di Tanawarna hidup seorang gadis bernama Miranda. Suatu hari Miranda mendapati kenyataan bahwa dirinya bukanlah apa yg dia yakini selama ini.

Produksi Violet yg telah berjalan sekitar 2 bulan ini semua dikerjakan siswa-siswi SMA Negeri 78 Jakarta. Dengan bantuan Coaches yg juga alumni sekolah ini, mereka membuat sendiri naskah, musik, lagu, koreografi, properti, alat promosi hingga menjalin kerjasama dgn instansi atau pihak-pihak luar sekolah.

 

“Kami berlima telah membuat naskah ini selama 3 bulan terakhir. Setiap hari senin, kami berdiskusi lalu mengembangkan cerita dalam naskah Violet ini,” ujar Mariska, salah satu tim penulis Violet yg juga pelajar kelas XI ini.
 
Sementara musik, dibantu Coach, pemusik Violet menciptakan sendiri lagu tema pementasan ini. “Saya awalnya main gitar, tapi di pementasan ini saya ditantang pegang Cello,” ungkap Gibran.
 
Sementara itu, para pemain mengaku sangat antusias dgn pementasan Violet ini. “Awalnya sekitar 2 bulan lalu kami latihan 3 kali sepekan. Tp mendekati pementasan kami latihan seminggu 5 kali yakni Senin, Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu,” kata Zahira pemeran Miranda. Pentas Violet sendiri mau digelar 28 Maret 2020 di Nusa Indah Theater Balai Kartini Jakarta.

(SBH)

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentangTeater Toleransi ala Gen Z Ibu Kota . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.