MUI: Jemaah yg Tidak Sehat Tak Usah ke Masjid

– Masjid di wilayah DKI Jakarta telah diizinkan Gubernur Anies Baswedan buat dibuka kembali mulai hari ini, Jumat, 5 Juni 2020. Namun, dgn syarat menerapkan protokol pencegahan Covid-29.

Adapun protokol kesehatan tersebut yakni di antaranya menggunakan masker, menjaga jarak, membawa sajadah sendiri, dan membawa alas kaki dgn pembungkus.

Hal itu dilakukan buat mengurangi penyebaran virus corona dan mencegah adanya kasus baru.

Menanggapi terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengimbau bagi jemaah yg sakit tak perlu ke masjid.

“Untuk mereka yg sakit dan teridentifikasi Covid-19 dilarang, baik OTG (Orang Tanpa Gejala) juga jangan. Dalam agama Islam kita tak boleh menciderai diri kita dan orang lain. Siapa pun orangnya yg tak sehat tak usah ke masjid,” kata Anwar dalam taygan iNews TV, seperti dikutip dari Okezone.com, Jumat, 5 Juni 2020.

Baca Juga:  Bagaimana Hukum Tidur di Masjid? Ini Penjelasannya

Pihaknya juga menyampaikan, dalam situasi sekarang ini masjid mau melakukan pembatasan yakni hanya dibuka buat sholat jamaah.

Menurutnya, memang seharusnya masjid dibuka dalam waktu yg panjang, pasalnya ada warga yg menggunakan buat sholat sunnah atau mengaji.

“Namun, buat situasi sekarang ini hal tersebut normal. Dalam situasi sekarang ini pengurus masjid harus membersihkan lantainya. Harus ada waktu-waktu kosong buat membersihkan masjid sehingga penularan Covid-19 dapat dihindari,” ujar Anwar.





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.