Sudan-Israel Gelar Pertemuan Rahasia, Saeb: Itu ‘Tikaman dari Belakang” Terhadap Rakyat Palestina

– Pihak pemerintah Israel mengadakan pertemuan rahasia dgn pemerintah Sudan di Uganda pada Senin, 3 Januari 2020. Pertemuan tersebut membahas hal yg sifatnya rahasia bagi kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin Sudan Abdel Fattah al-Burhan.

Menanggapi adanya pertemuan rahasia itu, pemerintah Palestina mengatakan bahwa agenda tersebut merupakan “tikaman dari belakang” terhadap rakyat Palestina.

Pemerintah Palestina pun mengecam keras adanya pertemuan antara Israel dan Sudan itu tanpa sepengetahuan mereka.

“Pertemuan itu ialah tikaman dari belakang terhadap rakyat Palestina,” ujar Saeb Erekat, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina, dikutip dari Arrahmahnews, Selasa, 4 Februari 2020.

Pernyataan Saeb ini disampaikannya dalam sebuah konfrensi pers yg dilansir dari kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Baca Juga:  Israel Enggan Beri Masker ke Tahanan Palestina, Malah Dipaksa Pakai Kaus Kaki

Saeb mengatakan bahwa apa yg dilakukan Sudan ialah langkah pengkhianatan nyata terhadap inisiatif Perdamaian Arab.

Diketahui, inisiatif Perdamaian Arab diluncurkan pada 2002 dan berisi tawaran dari negara-negara Arab kepada Israel.

Dalam inisiatif tersebut, negara-negara Arab bersedia mengakui Israel dgn imbalan pengakuan Israel terhadap kedaualatan Palestina. 

Pertemuan rahasia yg digelar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dgn pemimpin Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, di Uganda pada Senin waktu setempat, menandai perubahan dramatis dalam hubungan bilateral antar negara di timur tengah.

Pertemuan tersebut digelar hanya beberapa hari setelah Sudan bergabung dgn Liga Arab dalam menolak rencana perdamaian AS buat kawasan.





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.