Tolak Ust Firanda Ceramah di Polman, Ini Bunyi Pernyataan Sikap Pimpinan Thariqah Qadiriyah

– Rencana Kapolres Polman dan Pemkab Polman menyelenggarakan pengajian di Mesjid Syuhada Kab. Polewali Mandar pada Senin, 2 September 2019, yg mendatangkan ustad Firanda Andirja terus menimbulkan gerakan penolakan.

Kali ini datang dari Pimpinan Pusat Thariqah Qadiriyah KH. Muhammad Shaleh Provinsi Sulawesi Barat. Melalui pernyataan sikapnya yg ditanda tangani langsung putera dari Almagfurlah KH. Muhammad Shaleh, Syekh KH. Muhammad Ilham Shaleh, yg juga selaku pimpinan pusat.

Berikut bunyi pernyataan sikapnya :

Assalamu Alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Memperhatikan semakin kuatnya diskursus di tengah-tengah masyarakat terkait mau diselenggarakannya pengajian di mesjid Syuhada Kabupaten Polewali Mandar pada, Senin, 2 September 2019 mendatang dgn menghadirkan Ust Firanda Andirja, maka kami dari Pimpinan Pusat Thariqah Qadiriyah KH. Muhammad Shaleh Provinsi Sulawesi Barat memberikan beberapa poin pernyataan sikap sebagai berikut :

  1. Menyesalkan tindakan Polres Polman dan Pemkab Polman yg mengundang Ust Firanda Andirja yg seringkali melakukan ceramah yg kontennya membuat sesama umat Muslim terganggu, sebab bersifat intoleran (takfiri) yg mau mengancam kenyamanan dan kenyamanan beragama di Sulbar dan Polman pada umumnya
  2. Dalam salah satu ceramahnya yg beredar luas di dunia maya (4 tahun lalu) Ust Firanda Andirja telah memusyrikkan salah satu Guru Mulia kami dalam sanad Thariqah Qadiriyah KH. Muhammad Shaleh Provinsi Sulawesi Barat, yaitu Al Arif Billah Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki. Tuduhan ini sangat menyakitkan, khususnya jemaah Thariqah Qadiriyah Sulbar dan para umat Aswaja pada umumnya. Mengingat Guru mulia Al Arif Billah Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki juga bersambung sanad perguruannya dgn para ulama aswaja lainnya di Indonesia semisal Alm KH. Maimun Zubair (Rembang), KH. Ihya Ulumuddin, dst.
  3. Mengingat kondisi Negara yg belakangan mendapat ujian dalam.hal konflik antar umat beragama, menyaygkan bilamana pengajian ust Firanda Andirja sampai dilaksanakan sebab besarnya gelombang penolakan masyarakat dan kekhawatiran mau adanya hal yg tak dimaukan terjadi.
  4. Mengajak masyarakat pada umumnya buat tetap menjaga persaudaraan antar sesama dalam menanggapi setiap isu terkait hal ini.

Demikian pernyataan sikap dari Pimpinan Pusat Thariqah Qadiriyah KH. Muhammad Shaleh Provinsi Sulawesi Barat buat dapat diketahui bersama. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Wallahul Muwaffieq Ila aqwamith Tharieq
Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Majene, 1 Muharram 1441 H
Pimpinan Pusat Thariqah Qadiriyah
KH. Muhammad Shaleh
Prov Sulawesi Barat

Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat Thariqah Qadiriyah





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.