Membahas tentang4 Amalan yg Akan Menerangi Kita di Alam Kubur

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentang4 Amalan yg Akan Menerangi Kita di Alam Kubur,

Dunia bukan tempat terakhir untuk makhluk ciptaan Allah SWT. Tapi kehidupan di dunia berperan penting bagi manusia untuk kehidupan selanjutnya di akhirat kelak. Hanya saja tak banyak manusia yg memanfaatkan kesempatan tersebut.

Bagi seseorang yg mau meninggal dalam keadaan husnul khatimah (baik), hendaknya membiasakan diri untuk melakukan amalan yg diperintahkan oleh Allah SWT. Selain itu, amalan yg telah dilakukan juga dapat menjadi penerang di alam kubur.

Nah, kali ini Oase.id mau membahas empat amalan yg mau menerangi kita di alam kubur kelak. 

1. Menjaga salat lima waktu

Salat merupakan perintah Allah SWT dan berbeda dgn ibadah lainnya. Salat ialah ibadah pertama yg mau dihisab di akhirat kelak. Salat juga dapat menerangi kuburan muslim yg taat.

Seperti sabda Rasulullah ï·º dalam hadis riwayat Tirmidzi:

: قاَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ عَزَّ وَجَلَّ اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا. رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ.

Artinya: Rasulullah ï·º bersabda, “Sesungguhnya amal yg pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat ialah salatnya. Maka, bila salatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan bila salatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari salat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki salat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yg kurang dari salat wajibnya. Kemudian begitu pula dgn seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi)

2. Memperbanyak sedekah

Banyak ayat Al-Quran yg menjelaskan tentang perintah bersedekah. Hal ini bukan sekedar keikhlasan memberi, melainkan Rasulullah ï·º memberitahu bahwa sedekah dapat menjadi naungan umat manusia di hari kiamat kelak.

Rasulullah ï·º bersabda: “Naungan orang beriman di hari kiamat ialah sedekahnya.” (HR Ahmad).

3. Banyak membaca Al-Quran

Sebagai umat muslim, membaca Al-Quran merupakan suatu ibadah yg dianjurkan. Sebagai kitab suci yg mulia, dgn membacanya mau membuat hati menjadi tenang. Rasulullah ï·º pernah bersabda bahwa dgn membaca Al-Quran mau mendapat syafaat pada hari kiamat, serta senantiasa menjadi teman dan penerang di alam kubur:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Quran sebab sesungguhnya di hari kiamat nanti ia mau menjadi syafa’at kepada orang-orang yg mengikutinya.” (HR. Muslim)

4. Perbanyak bertasbih

Terakhir ialah perintah bertasbih. Ini sangat jelas disebutkan dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42:

 ÙŠÙ°Ù“اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ 
وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا 

Artinya: “Hai orang-orang yg beriman, berzikirlah (dgn menyebut nama) Allah, zikir yg sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (QS: Al Ahzab: 41-42)

Anjuran bertasbih ini tentunya tak mau luput dari keutamaan yg mau didapat oleh seseorang yg melaksanakannya. Salah satu keutamaan bertasbih ialah selalu dekat dgn Allah SWT. Seperti hadis riwayat Muslim yg berbunyi:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي إِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ هُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَلَمْ يَذْكُرْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا 

Artinya: Dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Allah azza wajalla berfirman; Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku mau bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku mau mengingatnya dalam diri-Ku, bila ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku mau mengingatnya dalam sekumpulan yg lebih baik dan lebih bagus darinya.

Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku mau mendekat kepada-Nya satu hasta, bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku mau mendekat kepadanya satu depa, dan bila ia mendatangi-Ku dgn berjalan maka Aku mau mendatanginya dgn berlari.”

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah dari Al Amasy dgn sanad ini, namun dia tak menyebutkan kalimat; Jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku mau mendekat kepadanya satu depa. (HR. Muslim)

Oleh sebab itu, bila seseorang telah dekat dgn Allah, maka saat meninggal pun Allah tak mau pergi darinya dan mau membuat penerangan pada kuburannya.
 

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentang4 Amalan yg Akan Menerangi Kita di Alam Kubur . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.