Membahas tentangJenazah Yahudi dan Sisi Kemanusiaan Nabi

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentangJenazah Yahudi dan Sisi Kemanusiaan Nabi,

Oase.id- Suatu ketika Rasulullah Muhammad Saw sedang duduk bersama para sahabat. Tiba-tiba serombongan orang lewat sembari mengangkat keranda jenazah. Melihat itu, Nabi Saw langsung berdiri sebagai bentuk penghormatan.

Para sahabat heran, namun mereka tetap manut dan turut berdiri mengikuti Nabi.

“Ya Rasulullah, sesungguhnya itu jenazah Yahudi,” tanya salah satu sahabat ketika jenazah telah jauh melintas.

Nabi Saw pun menjawabnya dgn singkat, “Bukankah ia juga manusia?”

Sahabat terdiam. Mereka hanya berdecak mengagumi Nabi yg sama sekali tak menyimpan dendam.

Para sahabat berpikir, betapa dulu sebagian Yahudi begitu memusuhi dakwahnya dan turut memerangi umat Islam. Namun beliau seakan tak pernah sedikit pun merawat rasa sakit hati. Terlebih, jenazah Yahudi yg lewat itu memang ahlu dzimmi, yg keselamatan dan perlindungannya mesti dijamin.

Itulah cermin kemuliaan Nabi Muhammad Saw. Rasulullah tak memandang seseorang dari latar belakang agama belaka. Melainkan dgn kacamata kemanusiaan. 

Baca: Cara Nabi Ibrahim Mencari Titik Pembangunan Ka'bah

 

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah Saw pernah bersabda, “Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah.”

Sikap Nabi tersebut menunjukkan perintah memuliakan manusia tak terbatas kepada sesama Muslim semata. Melainkan, terhadap semua manusia.

 

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam Fathul Bari bi Syarhi Shahih al-Bukhari karya Ibnu Hajar Al-Atsqalani

(SBH)

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentangJenazah Yahudi dan Sisi Kemanusiaan Nabi . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.