Membahas tentangLakukan Amalan Ini Jika Ingin Wafat dalam Keadaan Husnul Khatimah

Pada kesempatan ini kami mau mengulas tentang Membahas tentangLakukan Amalan Ini Jika Ingin Wafat dalam Keadaan Husnul Khatimah,

Kalimat husnul khatimah (حسن الخاتمة) berasal dari bahasa Arab. Artinya, “akhir yg baik”. Maksudnya ialah sebuah kematian yg berakhir dalam kondisi yg baik alias diridai Allah SWT.

Sebagai umat muslim, tak sedikit yg mengmaukan wafat dalam keadaan husnul khatimah. Namun, tak sedikit juga yg enggan dalam melaksanakan apa yg diperintah oleh Allah supaya mendapatkan itu semua.

Terkait hal ini, ada beberapa amalan yg dapat membantu seseorang supaya dapat wafat dalam keadaan husnul khatimah. Tetapi amalan tersebut bukannya hanya sekedar dari perbuatan saja, melainkan juga lahir rasa ikhlas dari hati.

Berikut 7 amalan yg dapat dilakukan supaya kelak dapat wafat dgn kondisi husnul khatimah.

1. Bertobat
Karena manusia tak pernah luput dari kesalahan, maka hendaknya senantiasa bertobat setiap saat. Jangan sampai ajal mendahului, sementara tobat belum dilakukan dgn sempurna. Mohonlah ampun untuk setiap dosa baik yg disengaja atau pun tak. Karena terkadang ada rasa ketaksadaran setelah melakukan dosa.

Dalam hadis Qudsi, Rasulullah ï·º bersabda: Allah berfirman, “Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian melakukan kesalahan di siang maupun malam, dan Aku Maha Mengampuni dosa, Maka mintalah ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mau mengampuni kalian.” (HR. Muslim)

2. Menjauhi Kekafiran
Setelah bertobat, hendaknya menjauhi kekafiran. Sehingga, setiap amalan baik yg diperbuat tak sisa-sia. Allah berfirman dalam QS. Ali-Imran ayat 91, yg memiliki arti:

“Sesungguhnya orang-orang yg kafir dan mati dalam keadaan kafir, maka taklah mau diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus dirinya dgn emas (yg sebanyak) itu.” (QS. Ali Imran: 91)

3. Ikhlaskan Amal
Sama halnya dgn kekafiran, ketika dalam berbuat baik tak dgn hati yg ikhlas, maka apa pun yg dilakukan juga mau sisa-sia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya ada seseorang yg melakukan amal shalih sebatas dalam pandangan manusia (agar mau dilihat manusia-pen), dan sungguh ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Hanya amalan ikhlas yg mendapat balasan. Meski seseorang telah bersusah payah melakukan banyak kebaikan, tetapi bila ada perasaan riya’ dan sum’ah, maka pahala yg hendaknya didapat mau hangus. Dan mau menjadi penyesalan saat kematian datang.

4. Amalan Rutin Meski Sedikit
Ada pepatah yg mengatakan, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Ternyata benar adanya. Jika kita beramal baik secara rutin meskipun hanya sedikit-sedikit, maka juga mau menjadi ladang pahala yg besar.

Sebagai umat muslim tak perlu berkhayal mau wafat dalam keadaan husnul khatimah kalau berbuat baik saja masih hitung-hitungan. Rasulullah ï·º bersabda, “Amalan yg paling dicintai Allah ialah amalan yg berkesinambungan meskipun sedikit.” (HR. Muslim)

5. Hindari Perbuatan Zalim
Sebagai sesama makhluk Allah, hendaklah saling kasih-mengasihi, dan sayg-menyaygi. Upayakan tercipta lingkungan yg saling membantu tanpa ada yg merasa terzalimi. Karena Rasulullah bersabda, “Takutlah terhadap doa orang-orang yg terzalimi, sebab tak ada hijab antara dirinya dgn Allah.” (HR. Muslim)

Dapat dibaygkan bila seseorang yg pernah dizalimi, kemudian menengadahkan tangannya dan berdoa supaya kita mati dalam kondisi su’ul khatimah. Naudzubillahi min dzalik.

6. Selalu Mengingat Kematian
Sebenarnya kematian sangat dekat sekali pada seseorang. Kematian pasti adanya. Jika seseorang selalu mengingat mati, seseorang mau makin giat beramal supaya meraih husnul khatimah. Rasulullah bersabda dalam HR. Ibnu Majah: “Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun, dan sedikit yg melampaui umur tersebut.”

7. Berdoa Memohon Husnul Khatimah
Setelah semua amalan tersebut dilakukan, maka selanjutnya memanjatkan doa kepada Allah SWT. Ada beberapa doa yg diajarkan oleh Rasulullah ï·º supaya mencapai pada wafat dalam keadaan husnul khatimah, yaitu:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yg memasuki rumahku dgn beriman dan semua orang yg beriman laki-laki dan perempuan.” (QS. Nuh ayat 28)

Doa yg lain, yg diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani, yg berbunyi:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيه

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku ialah umur yg terakhirnya, sebaik-baik amalku ialah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku ialah hari saat aku menghadap-Mu.”

Jadi, itulah amalan-amalan yg hendaknya dilakukan setiap saat. Karena kita tak mengetahui kapan ajal mau menjemput. 

Demikianlah ulasan mengenai Membahas tentangLakukan Amalan Ini Jika Ingin Wafat dalam Keadaan Husnul Khatimah . apabila ada pertanyaan dapat dgn menuliskan pada kolom komentar dibawah ini.

terima kasih





Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.